STRATEGI PENGEMBANGAN OBYEK WISATA SUMBER MARON DI DESA KARANGSUKO KECAMATAN PAGELARAN KABUPATEN MALANG

  • Harun Alrasyid
  • Abdul Wahid Mahsuni
Keywords: Strategi Pengembangan, Objek Wisata, Sumber Maron

Abstract

Sumber maron merupakan salah satu obyek wisata alam yang
berada di kabupaten Malang tepatnya di Dusun Adiluwih, Desa
Karangsuko, Kecamatan Pagelaran. Daya tarik utama wisata ini
adalah sumber mata air yang jernih berdebit 460 liter/detik, suasana
wisata pedesaan, serta air terjun mini di dalamnya. Permasalahan
umum yang sering dijumpai pada kawasan wisata air sumber maron
adalah pola pemanfaatan yang kurang maksimal, pengamanan yang
lemah, kurangnya promosi, kurangnya koordinasi dengan pihak terkait
serta kurangnya pehamaman atau penerimaan masyarakat terhadap
sistem pengelolaan yang ada.
Selanjutnya penelitian yang dilakukan penulis akan dibagi
berdasarkan fokus masalah yang dibahas terkait dengan teori yang
digunakan yaitu Dimensi Strategi menurut Henry Mintzberg, Joseph
Lampel, James Brian Quinn, dan Sumantra Ghoshal (2003) dalam
buku The Strategy Process yaitu: Tujuan, Kebijakan dan Program
yang akan menghasilkan suatu strategi, yakni sebagai berikut :
Penetapan tujuan dan sasaran Jangka Menengah Pembentukan BUM
Desa Karangsuko, Kebijakan BUM Des dalam pengembangan obyek
wisata Sumber Maron, program-program yang dilakukan BUM Des
dalam bidang kepariwisataan.
Metode dalam pengumpulan ini menggunakan metode
deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data
yang dilakukan dalam penelitian ini adalah melalui studi pustaka,
studi lapangan, dan observasi serta dengan melakukan wawancara dan
dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Desa
karangsuko, anggota pengurus bidang pengembangan obyek wisata
Sumber Maron, masyarakat Desa Karangsuko, Wisatawan, dengan
menggunakan teknik wawancara.

Published
2021-10-29
How to Cite
Harun Alrasyid, & Abdul Wahid Mahsuni. (2021). STRATEGI PENGEMBANGAN OBYEK WISATA SUMBER MARON DI DESA KARANGSUKO KECAMATAN PAGELARAN KABUPATEN MALANG. JIWA, 1(1), 34-44. Retrieved from https://ejurnal.waskitadharma.ac.id/index.php/jiwa/article/view/103
Section
Articles